Beto Andalan Timnas Indonesia Di AFF

Beto-Andalan-Timnas-Indonesia-Di-AFF

Memiliki pemain yang sudah berpengalaman dan lebih senior kerap kali membantu sebuah tim melewati tekanan. Dan itu pula yang disadari oleh pelatih Bima Sakti dan kini  nama Beto andalan timnas Indonesia di ajang AFF.

Pelatih Bima Sakti mengombinasikan deretan punggawa muda dan sennior dalam skuadnya kali ini. Senergi dari para ssok lintas generasi diharapkan membuat timnas semakin kreatif permainannya. Beto pun merupakan satu di antara pemain senior dalam skuad timnas Indonesia.

Tercatat usianya sudah menginjak 37 tahun dan meski barumencatatkan dua caps untuk timnas Indonesia peran beto begitu krusial dan tidak pantas diragukan. Predator berdarah Brasil itu tampil penuh determinasi ketika memborbardir pertahanan lawan sebagai penyerang tengah.

Mentalitas skuad Garuda pun dapat terangkat karena memiliki penterang tajam seperti Beto. Dengan kondisi psikoligis yang baik, besar harapan timnas Indonesia mengukit prestasi di Piala AFF 2018. Akan tetapi tidak hanya Beto yang punya peran krusial.

Beto andalan timnas Indonesia, namun ada pemain lain yang sama sepertinya. Berikut nama-namanya.

Rizky Pora

Beto-Andalan-Timnas-Indonesia-Di-AFF-1

Saat ini para pesepakbola dituntut untuk bermain di berbagai posisi. Kemmapuan itu ternyata bakal menjadi keuntungan bagi seorang pelatih untuk meracik strategi timnya. Rizky Pora merupakan satu di antara pemain yang bisa tampil di berbagai posisi.

Dimana hal ini hampir ketajamanya sama seperti Beto andalan timnas Indonesia saat ini. Sosok pemain berusia 28 tahun piawai bermain sebagai penyerang sayap kiri maupun ketika ditugaskan sebagai full back kiri. Kehadirannya jadi pengganti sepadan figur Rezaldi Hehanusa, pilar timnas U-23 yang absen karena alami cedera.

Fachrudin Aryanto

Beto-Andalan-Timnas-Indonesia-Di-AFF-2

Selain Beto andalan timnas Indonesia di lini belakang juga ada pemain yang apik. Ya, Fachrudin Aryanto dapat membaca pola serangan lawan. Bek Madura United itu juga cukup vokal ketika ada seorang rekannya yang tidak fokus dalam pertandingan.

Akan tetapi Fachrudin tidak hanya apik dalam menjaga area pertahanan timnas Indonesia. Sang pmai juga beberapa kali mengotak gawang lawan dari situasi bola mati.  Semangat juang dan mental Fachrudin, diyakini bakal memotivasi suad timnas Indonesia di Piala AFF. Apalagi sang pemain merupakan sosok yang dihormati karena telah mencatatkan 31 laga untuk timnas.

Stefano Lilipaly

Beto-Andalan-Timnas-Indonesia-Di-AFF-3

Nama Stefano Lilipaly merupakan gelandang serba bisa milik timnas Indonesia. Dia memiliki akurasi umpan yang baik serta piawai mengatur ritme permainan. Sang pemain tak ayal selalu menjadi pilihan dimana seperti Beto andalan timnas Indonesia saat ini.

Selain itu, kemampuan dan pengalaman yang dimiliki Llilipaly juga bisa digunakan untuk memberikan arahan hingga motivasi kepada sejumlah gelandang muda timnas Indonesia, misalnya Septian David, Irfan Jaya dan Zulfiandi.

Andik Vermansyah

Beto-Andalan-Timnas-Indonesia-Di-AFF-4

Andik Vermansyah juga merupakan sosok senior di timnas Indonesia. Pemain verusia 26 tahun itu mencatatkan 18 pertandinan untuk skuad Garuda di berbagai kompetisi. Apalagi, Andik juga memiliki pengalaman mengantarkan tim merah putih menembus final Piala AFF2016. Sayangnya, timnas kala itu gagal menjadi juara karena ditaklukan Tahiland pada laga pamungkas.

Bayu Pradana

Beto-Andalan-Timnas-Indonesia-Di-AFF-5

Bayu Pradana merupakan satu di antara gelandang bertahan timnas Indonesia yang apik dimana dirinya mampu mengatur tempo permainan. Dia dengan mudah mengubah keadaan dari situasi diserang menjadi menyerang. Sebagai gelandang bertahan Bayu jarang membuat pelanggaran.

Selain itu dirinya juga akurat dalam memberikan umpan jauh agar bola menembus lini pertahanan sang lawan. Kemampuan itu membuat Bayu selalu dipercaya memperkuat timnas Indonesia. Sehingga saat ini gelandang Mitra Kukar itu telah mencatatkan 27 laga di berbagai kompetisi untuk tim Garuda.  Dengan begitu dirinya sama seperti Beto andalan timnas Indonesia.

Timnas Indonesia Menang Hadapi Timor Leste

Timnas-Indonesia-Menang-Hadapi-Timor-Leste

Skuad Merah Putih akhirnya berhasil memetik kemenangan perdana di Piala AFF 2018. Timnas Indonesia menang dengan skor akhir 3-1 saat melawan Timor Leste di Stadion Gelora Bung Karno pada Selasa malam kemarin.

Selama babak pertama, para pemain garuda terlihat begitu kesulitan menembus pertahanan lawan. Mereka memainkan long ball yang kerap kali mudah di antasipasi oleh pemain lawan. Hasilnya, paruh pertama harus berakhir tanpa gol.

Tuan rumah sempat tertinggal lebuh dulu lantaran Timor Leste mencetak gol lebih dulu di awal babak kedua. Gol lahir dari sepakan Rufinao Walter Gama dari luar kotak penalti yang tercipta pada menit ke 48. Setelah itu skuad Garuda sempat kebingungan untuk membalas. Beruntung, bek kiri Alfath Faathier bisa memecah kebuntuan pada menit ke 60 dengan golnya.

Berikutnya, Stefano Lilipaly dan Beto Goncalves mampu mencatatkan namanya di papan skor pafa menit ke 69 dan 82. Keunggulan 3-1 pun bertahan dan Timas Indonesia menang dilaga perdana. Namun kalian perlu tahu berkat perubahan yang dilakukan lah merah putih meraih kemenangan.

Ini Tiga Faktor Timnas Indonesia Menang Kontra Timor Leste

Alfath Faathier Menjadi Alternatif

Timnas-Indonesia-Menang-Hadapi-Timor-Leste-1

Selama beberapa menit setelah gol Timor Leste, pemain Timnas Indonesia terlihat begitu frustasi. Dimana mereka tanpak kebingungan untuk menemukan cara agar bisa membongkar pertahanan lawannya yang dalam situasi sedang unggul.

Saat seperti itulah pemain sayap Andi Vermansyah berusaha untuk menyisir sisi kiri. Namun melihat Alfath berlari dari belakang dan berusaha masuk ke kotak penalti. Maka Andik kemudian mengirim umpan kepada Alfath. Tak pikir panjang, pemain Madura United tersebut langsung melepaskan tembakan pelan usai menrima umpan Andik.

“Itu keputusan tepat dilakukan oleh Alfath untuk muncul mengejutkan pemain Timor Leste. Dia menjadi alternatif yang pas untuk menctak gol penyama kedudukan di pertandingan ini.”Kata Hanafing kepada media.

“Gol itu sangat penting untuk timnas. Sebab setelah itu saya lihat pemain mulai lebih bersemangat untuk memenangkan pertandingan. Gol dia adalah titik yang bermakna bebsar untuk kami.”

Sementara itu, gol sang pemain ke gawang Timor Leste merupakan pertama kalinya bersama Timnas Indonesia. Dia bahkan juga baru membubukan tiga caps, termasuk bertanding melawan Timor Leste.

Pergantian Pemain Yang Tepat

Timnas-Indonesia-Menang-Hadapi-Timor-Leste-2

Pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti dinilai telah melakukan pergantian pemain yang santat tepat di laga ini. Dimana dirinya memasukan Riko Simanjuntak dan menarik Febry Hariyadi pada menit ke 56. Tercatat pemain Persija itu berhasil menghidupkan permainan tim.

“Riko menjadi salah satu pemain kunci yang sangat penting di pertandingan ini. Coba lihat saja, dia mampu membongkar pertahanan lawan yang akhirnya melahirkan gol Alfath.”

Selain memasukan Riko, Bima Sakti juga memasukan Stefano Lilipaly pada ment ke 62 dengan menggantikan Septian David Maulana. Keberadaan Lilipaly juga menambah daya serang tim merah putih. Alhasil pemain keterunan Belanda tersebut sukses mencetak gol dari titik putih.

Kecepatan Pemain Sayap

Timnas-Indonesia-Menang-Hadapi-Timor-Leste-3

Kekuatan pemain sayap yang kerap menjadi andalan Timnas Indonesia sangat terlihat dilaga ini. Hanafing pun tidak mengelaknya dan memandang Andik dan Riko tela menunjukan kualitas dan pengalamannya dalam lapangan.

Secara bergantian kedua pemain tersebut berusaha untuk masuk dan mencari celah pertahanan Timor Leste. Andik sudah beberapa kali melakukannya meski awan sangat siap menjaga pergerakannya.

“Di babak pertama, terlihat sekali pergerakan Andik mendapatkan perhatian khusu. Dia bergerak untuk mencari celah. Baru babak kedua dia memberi kontribusi penting untuk assist gol Alfath. Perannya tidak boleh dipandang sebelah mata.”